Arsip Tag: open source

Berbagi Printer

Ada dan berfungsinya sebuah printer di kantor adalah sebuah kebutuhan. Setidaknya menurut pendapat saya. Ada tapi tidak berfungsi, ya pasti membuat kesal. Seperti yang saya alami berulang-ulang. Mengapa bisa demikian? Karena berbagi printer di kantor ternyata tidaklah mudah. Ada orang yang main angkut saja. Begitu perlu printer, diangkutlah printer tersebut ke mejanya. Dan lupa untuk dikembalikan. Ada orang yang tahunya pakai saja. Begitu rusak, ia beralih ke printer lain yang masih berfungsi, tidak mencoba untuk memperbaiki dahulu kondisi printer yang rusak tersebut. Karena tidak tahan, akhirnya saya terpaksa membeli printer. Untuk dipakai sendirikah? Tidak lah. Rekan yang lain boleh menggunakannya, asal dengan protokol tertentu.

Lanjut membaca

Vote for me, please

Rekan-rekan, saudara-saudara sebangsa dan setanah air,

Ini bukan pidato dari seorang calon presiden. Calon kepala desa pun bukan. Tulisan ini hanyalah sebuah permohonan, jikalau rekan-rekan sempat di sela-sela kesibukan bekerja atau mencuri-curi ketik ketika getol ber-facebook-ria.

Beberapa waktu lalu saya sempat corat-coret, sedikit beraturan, untuk membuat tulisan tentang pentingnya Akses Terbuka Pustaka Spektral untuk Klasifikasi Tata Guna Lahan. Pustaka Spektral ini dibangun dengan menggunakan perangkat lunak Open Source. Tulisan tersebut dibuat untuk Konferensi FOSS4G yang akan diadakan 20 – 23 Oktober 2009 di Sydney, Ostrali.

Pustaka Spektral itu adalah sebuah pustaka yang dibangun dari karakteristik obyek-obyek tertentu di permukaan bumi dalam memantulkan panjang gelombang elektromagnetik tertentu. Biasanya, untuk membangun pustaka spektral ini, digunakan sebuah alat yang namanya spektro-radiometer. Sebagai contoh, kalau tumbuhan, karena di dalamnya ada klorofil, maka ia akan lebih banyak memantulkan panjang gelombang Near Infra Red (0,79 – 0,90 mikron). Berbeda lagi dengan air, jika panjang gelombang semakin besar, maka gelombang tersebut akan diserap oleh air.

Apa sih manfaat pustaka spektral? Dengan pustaka spektral, kita seperti memiliki kunci identifikasi, sehingga proses klasifikasi obyek di permukaan bumi akan lebih akurat. Mengapa harus open access ? Karena tidak semua orang atau institusi memiliki kemampuan atau kesempatan untuk membangun pustaka spektral. Dengan adanya sebuah pustaka spektral yang bisa diakses bebas (open access spectral library), akan ada banyak orang atau instansi yang terbantu. Pustaka spektral yang diunduh dapat digunakan langsung dan juga akan mengurangi biaya pengambilan titik cuplikan di lapangan.

Lalu mengapa saya mengharapkan dukungan Anda? Pertama, karena hanya dua orang dari Indonesia yang sempat menulis dan berniat untuk hadir di acara tersebut. Kedua, pihak panitia menerima lebih dari 180 makalah dan hanya akan menampilkan 96 di antaranya sehingga mereka membuat semacam sayembara. Ketiga, tulisan dan presentasi saya di sana mudah-mudahan dapat menjadi jalan agar akselerasi penggunaan perangkat lunak Open Source di bidang Remote Sensing dan GIS akan lebih baik lagi. Dan yang terakhir, mudah-mudahan dengan tulisan ini rekan-rekan akan mengasihani saya :D .

Okey-okey, jika saudara sudah bosan dengan basa-basi saya, silakan kunjungi alamat berikut Vote for Abstract , daftar terlebih dahulu, kemudian pilih di halaman 3 tulisan saya (Firman Hadi) yang berjudul Open Access Spectral Library.

Terima kasih.
Firman Hadi

Asyiknya Pake Mac

Seperti kebanyakan orang Indonesia lainnya, MS Windows adalah sistem operasi komputer pertama yang kugunakan. Saat itu masih Windows Versi 3.1. Tidak berbeda dengan yang lainnya juga, MS Windows-nya itu ilegal alias tidak membeli secara sah. Tahun 2000, sebuah sistem operasi baru, GNU/Linux mulai kucoba. Alasannya? Mungkin bosan dan capek dengan MS Windows yang seringkali hang atau kena virus komputer. Pun ingin berhijrah, dengan menggunakan perangkat lunak yang legal, tidak melanggar hukum. Beragam distribusi GNU/Linux pernah kucoba, mulai MandrakeLinux, RedHat hingga Debian. Akhir tahun 2005, karena rayuan seorang teman, akhirnya kumencoba Mac OS X. Ternyata, I never look back and stick with it. Mengapa?
Lanjut membaca

Militansi Open Source

Militansi menurut KBBI Daring, adalah n ketangguhan dalam berjuang (menghadapi, kesulitan, berperang, dsb). Militansi Open Source yang saya maksud di sini berarti ketangguhan, kegigihan dari seseorang atau lembaga dalam menggunakan perangkat lunak Open Source (OSS). Dalam bahasa sederhana, ia akan berusaha sekuat tenaga untuk menggunakan perangkat lunak yang legal, gratis bukan perangkat lunak bajakan. Sikap militan inilah yang menjadi kendala utama mengapa pergerakan Open Source jalan di tempat. Tidak percaya ?
Lanjut membaca