Hadiah untuk Ibu

Pernah aku melihat sebuah tayangan di salah satu TV swasta di Indonesia
Isinya adalah tentang sebuah tantangan
Pesertanya adalah orang biasa yang mengajukan diri untuk dipilih
kemudian diberikan sebuah tantangan yang akan diperagakan di studio
Setelah terpilih, si penerima tantangan ini dilatih selama sekian hari oleh ahlinya


Alkisah, diperlihatkanlah seorang ibu paruh baya yang setuju untuk menerima tantangan
berupa permainan dengan tiga tongkat
Dua tongkat dipegang sedangkan satu tongkat lagi dipukul dengan kedua tongkat itu
sehingga berputar
Bagiku, keterampilan seperti ini cukup sulit untuk dilakukan
Apalagi oleh seorang ibu, yang mungkin refleksnya sudah menurun

Setelah hampir seminggu berlatih, siang dan malam
Tiba lah saatnya bagi si ibu untuk melakukan tantangan
Yaitu melakukan hal yang diinginkan selama 1 menit
Dengan tiga kali kesempatan

Sebuah adegan yang menegangkan
Tidak saja dirasakan oleh sebagian pesar pemirsa di studio
Tetapi juga olehku, sang penonton di rumah
Apalagi ketika hitungan tinggal 10 detik terakhir
Penonton di studio menghitung mundur secara serentak
Dan akhirnya bersorak melihat keberhasilan si ibu

Tibalah bagian yang mengharukan bagiku
Karena kemenangannya, pembawa acara memperlihatkan hadiah yang diinginkan oleh si ibu
Ternyata si ibu itu menginginkan hadiah berupa gelang perhiasan
Bukan untuk dirinya tapi untuk IBUNDA tercinta

Masya Allah…
Betapa besar cintanya kepada ibu
Perjuangan yang dilakukan olehnya menggambarkan bagaimana ia hendak membalas budi ibunda tercinta

Lalu,
apa yang kuimpikan agar dapat membahagiakan Ibu?
Aku bermimpi dapat lulus dari studiku sekarang ini secepat mungkin
Dan berharap agar Ibu dapat hadir pada hari kelulusanku
Aku ingin agar ia menjadi saksi di hari wisudaku nanti
Aku ingin ia tahu bahwa apa yang aku usahakan ini
Hanyalah untuk memberikannya sebuah kebanggaan
Tiada hal lain yang dapat kulakukan untuk membalas semua kebaikannya
Hingga kini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s