Terima kasih, Kawan

Kata Nabi Muhammad SAW, jika kamu ingin panjang umur dan banyak rejeki maka perbanyaklah silaturahim. Sebuah pepatah juga menyatakan bahwa teman seribu orang itu terlalu sedikit dan musuh satu orang itu terlalu banyak.

Berapa banyak faedah yang kita dapatkan dari banyaknya teman atau kenalan? Contoh, ketika kita tidak punya uang untuk makan, alangkah beruntungnya jika kita punya teman (dan ia punya uang tentunya, juga baik hati dan tidak sombong). Juga saat kita tak punya pulsa untuk nelpon ‘someone special’, ada kawan yang berbaik hati meminjamkan ponselnya (dengan pulsa seolah tak berujung, pasca bayar -red).

Mendapatkan atau menambah jumlah teman, dalam dunia nyata atau dunia maya, cenderung lebih mudah. Yang paling sulit adalah mempertahankan kadar atau kualitas pertemanan yang telah kita miliki. Berapa banyak dari kita yang bersahabat dengan seseorang di satu masa, saat kuliah misalnya, kemudian hilang kontak dengannya setelah lulus. Jarak yang jauh mungkin bisa menjadi alasan, tapi bisa juga hilang batasan itu dengan adanya alat komunikasi seperti ponsel, internet (kecuali beberapa saat setelah gempa Taiwan).

Komunikasi yang tidak putus (silaturahim tetap nyambung) inilah yang membuat saya begitu terbantu. Dengan adanya komunikasi via internet, saya bisa memperoleh begitu banyak informasi, wejangan, nasihat, juga sharing pengalaman. Tapi yang utama adalah bantuan tanpa pamrih. Bantuan dari sesama pencari ilmu. Bedanya kawankawan ini bersekolah di negeri jauh (di Eropah dan Amrik).

Atas jasa baik merekalah saya bisa mendapatkan jurnal-jurnal bermutu (tanpa coet), cukup dengan mendownload dari halaman yang mereka sediakan. Tanpa harus login dan membayar di tempat aslinya. Yah, beginilah nasib sebagai pencari ilmu di negeri sendiri. Alhamdulillah ada bandwidth murah, 10.000 rupiah per bulan. Bisa dimanfaatkan untuk searching literatur, dan selanjutnya terserah kawan-kawan yang baik hati ini.

Terima kasih, kawan. Hanya itulah yang bisa saya ucapkan. Tiada lagi. Mau kasih uang, ndak punya. Kasih jodoh, udah pada berbuntut semua. Itu saja. Thanks bro!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s