Good Man Die Soon

Pagi hari ini, ketika berangkat ke kampus, saya mendapat SMS yang isinya turut berduka cita atas meninggalnya Taufik Savalas. Tentu saja, SMS ini saya baca setelah ‘mendarat’ di kampus. Sudah menjadi tabiatku, HP selalu saja ‘flight-mode’ kan atau saya abaikan saja panggilan atau SMS yang masuk. Tak peduli itu dari RI 1 sekalipun.. hihi..

Awalnya sih.. ya turut berduka cita juga (agak-ogah-ogahan). Saya kurang tahu Taufik Savalas. Yang saya tahu sih, katanya beliau adalah komedian, yang menurut saya belum sampai ke taraf itu lah. Cukup kreatif, juga berani tampil solo dan berusaha melawak cerdas dengan alur cerita yang cukup jika dibandingkan dengan komedian solo dari luar negeri.

Persepsi saya kemudian berubah setelah membaca berita di detikcom. Nampaknya, Taufik Savalas yang sebenarnya adalah seseorang yang luar biasa. Mungkin tidak seheboh Tukul. Teman saya bilang bahwa Taufik Savalas adalah seseorang yang amat bersahaja. Ndeso. Rumahnya pun berbaur dengan masyarakat sekitar. Muslim yang taat, diustadkan oleh warga sekitarnya. Teman saya yang lain bahkan pernah bertemu dengannya di Tempat Istirahat Kawasan Cipularang. Saat itu, Taufik mengenakan sarung dengan muka masih basah terkena air wudhu. Teman saya ini mengajaknya berfoto. Alih-alih mengijinkan, ia berkata “Saya shalat dulu ya”. Sebuah ucapan seorang mukmin. Tidak nampak lagi keartisannya.

Kesan saya semakin bertambah ketika sore tadi menyaksikan televisi. Ternyata, hampir semua jenis pekerjaan kasar pernah ia lakukan. Prinsipnya hanya satu, selagi itu halal akan ia lakoni. Amat dahsyat. Saya merenung, satu lagi orang baik mati. Satu orang yang mungkin dapat merubah dunia dipanggil lebih dahulu oleh Allah. Seseorang yang bisa mengangkat banyak orang lain ke derajat yang lebih tinggi. Ah.. mungkin Allah sayang padanya. Allah panggil Taufik ketika ia berada dalam kebajikan.

Innalillaahi wa inna ilaihi roji’un.

Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu

Ya Allah ampunilah dosanya, sayangilah, kasihilah dan maafkanlah ia

One response to “Good Man Die Soon

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s