Percaya Mesin

Hampir semua orang sekarang kenal dengan yang namanya kartu ATM. Sebuah kartu yang dengan seenaknya bisa mengambil uang, selagi masih ada saldo di rekening. Cukup mudah menggunakannya, tinggal masukkan kartu, ketik nomor sandi, ketik jumlah uang yang akan diambil, ambil uang, tarik kartu, keluar.

Eh, ada tahapan yang terlewat. Sadarkah kita kalau mengambil uang di ATM, kita seringkali tidak menghitung jumlah uang yang keluar dari mesin? Berbeda kalau kita berbelanja di pasar atau membeli gorengan. Paling tidak itu yang saya alami. Saya rasa ada yang aneh. Kita sekarang lebih percaya kepada mesin. Kepercayaan terhadap sesama manusia nampak sudah mulai pudar.

Kenapa ya? Apakah karena kita terlalu sering dibodohi oleh orang lain? Atau kita terlalu sering membodohi orang lain? Bukankah mesin itu juga buatan orang? Tanya kenapa?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s