Solat di Mesjid, kok susah ya?

Saya tahu bahwa shalat berjamaah di mesjid itu pahalanya 27 derajat lebih tinggi dibandingkan dengan shalat sendirian. Juga tahu bahwa ada hadis yang menerangkan bahwa kalau saja bukan karena kaum wanita dan orang tua, Rasulullah akan membakar rumah-rumah dimana kaum lelaki shalat di rumah. Begitu juga dengan hadis yang menjelaskan ada seorang sahabat buta yang meminta keringanan untuk shalat di rumah, karena kekurangannya itu. Tetapi kemudian diralat oleh Rasulullah setelah sahabat itu menjawab ya saat ditanya apakah ia mendengar suara azan. Di dalam Al Quran diterangkan pula panduan mengenai shalat berjamaah di kala perang.

Semua dalil di atas memberatkan pada pentingnya shalat berjamaah di masjid. Kalau selama ini kita tahu bahwa shalat berjamaah itu sunnah muakad, tetapi yang saya fahami adalah sebenarnya shalat berjamaah itu wajib. Jangankan untuk saya yang bisa melihat, untuk seorang sahabat buta pun wajib. Jangankan untuk saya yang hidup di masa damai seperti ini, di kala perang pun Rasulullah dan sahabatnya menjalankan shalat berjamaah.

Kok susah ya buat saya untuk pergi shalat berjamaah? Apalagi waktu di kantor. Terlalu banyak lah alasan yang dicari-cari, tanggung kerjaan lah, gak terdengar azan lah, sedang diskusi dengan boss lah dan banyak alasan lain. Padahal kan untuk ke mesjid paling butuh waktu setengah jam, juga sekalian menghirup udara segar. Kok gak bisa ya?

Tanya kenapa?

One response to “Solat di Mesjid, kok susah ya?

  1. bukan susah, banyak godaannya, hehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s