Saatnya berlari

Pagi ini, 1 Syawal 1429 H, merupakan hari yang dinanti-nanti oleh (hampir) semua muslim di seluruh dunia. Hari Lebaran, sebuah hari yang ditunggu dan dianggap sebagai hari kemenangan. Sebuah hari dimana setiap muslim, yang melakukan shaum di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan perhitungan (imaanan wahtisaaban), akan kembali suci. Diampuni segala dosa yang telah lalu. Semoga kita termasuk ke dalam golongan yang beruntung ini. Setelah melalui sebuah bulan latihan, sekaranglah saatnya kita berlari. Kemana?

Tidak kemana-mana. Sekarang lah saatnya kita meningkatkan hasil yang telah dicapai di bulan Ramadhan. Coba kita merenung. Berapa juz Al-Quran yang telah kita baca? Satu juz? Tak apa. Justru sekaranglah saatnya kita berlari. Saat inilah kita harus lebih giat lagi. Satu juz di bulan Ramadhan tentu lebih baik, kalau sebelumnya kita tidak pernah menyentuh mushaf suci itu. Tahajud? Ah, sekarang lah saatnya kita menjadikannya sebagai sebuah kebutuhan. Bukan lagi sebagai sebuah tuntutan teman. Teman? Ayolah, terus terang saja, bukankah karena teman mengajak kita tarawih? Tentu tidak ya.

Sekarang lah saatnya kita berlari dan berlomba melakukan amal kebajikan. Jangan karena sudah tidak ada lagi tarawih, mesjid-mesjid kembali menjadi lebih luas. Kosong kembali. Ayolah, di bulan Syawal ini kita jadikan mesjid sebagai tempat kita melakukan shalat wajib, shalat lima waktu.

Saat ini pula lah kita harus berubah menjadi orang yang lebih sabar. Shaum Ramadhan melatih kita untuk bersabar menahan lapar dan haus. Juga emosi. Mulai di bulan Syawal ini, cobaan pasti akan lebih berat. Setan-setan kembali berkeliaran. Makanan berkolesterol yang kita santap di siang hari bisa meningkatkan tensi. Saat inilah kita harus mengendalikan hawa nafsu yang jauh lebih dahsyat.

Mampukah kita? Mudah-mudahan Allah meridhoi. Caranya? Mungkin dengan menjalani bulan Syawal seperti kita menjalani bulan Ramadhan. Kita coba untuk melakukan shaum enam hari di bulan Syawal. Dengan begitu, nuansa Ramadhan masih akan melekat di hati kita. Mudah-mudahan.

One response to “Saatnya berlari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s