Tak Ada Pesta Untukmu

Tiga hari yang lalu engkau telah genap lima tahun. Kata orang, saatnya masuk taman kanak-kanak dan bermain dengan teman-teman baru. Tidak lagi hanya bermain dengan ayah dan ibu. Satu hari sebelum hari ulang tahunmu, engkau meminta kami untuk mengundang teman-teman, membeli balon dan lilin ulang tahun. Engkau ingin, teman-temanmu datang ke rumah dan bersama-sama menyanyikan lagu ulang tahun. Maaf Nak, sama seperti tahun lalu, tak ada pesta untukmu.

Saat itu, Ayah katakan padamu, jadilah orang yang memberi sebanyak-banyaknya bukan menerima sebanyak-banyaknya. Seperti kata Pak Harfan dalam Laskar Pelangi, film yang berulang-ulang engkau tonton. Ayah katakan, dengan pesta ulang tahun, engkau akan menerima kado. Bukan itu yang Ayah inginkan. Bukan pula tiupan terompet serta nyanyian selamat ulang tahun sebagai penanda rasa syukur bertambahnya umurmu.

Nak, mungkin sekarang engkau belum mengerti. Bahwa tak ada yang istimewa dengan hari ulang tahun. Ia hanyalah sebuah siklus, ulangan waktu yang teratur, sama seperti hari, hanya dengan waktu yang lebih lama. Kami ingin engkau mengerti itu dan memegang prinsip itu hingga dewasa kelak.

Nak, ulang tahun hanyalah satu hari dalam siklus satu tahun. Saat engkau tiba pada hari itu, renungkanlah apa yang telah engkau lalui dalam tiga ratus enam puluh empat hari. Pikirkanlah apa yang telah engkau lakukan selama masa itu. Sesalilah kesalahan yang sudah engkau lakukan pada masa itu. Bukan bersenang-senang hanya karena bertambah usia.

Nak, kami lakukan ini karena engkau adalah anak yang istimewa. Usia dua tahun engkau sudah kenal huruf dan angka. Usia empat tahun engkau telah pandai membaca dan berhitung. Bukan sembarang berhitung tetapi engkau telah memahami prinsipnya. Engkau membuat si Opa terkagum-kagum karena dalam usia semuda itu engkau telah mampu menjumlahkan angka puluhan. Mau jadi apa sih Fauzan, begitu kata tetangga kita.

Kini di usia lima tahun, engkau semakin istimewa. Engkau telah mampu merangkai blok-blok menjadi sebuah bangun. Kami tidak pernah menyangka engkau bisa membuat benda serumit ini.

plane

Nak, kami tak pernah merayakan hari ulang tahunmu karena bagi kami engkau  adalah anak yang istimewa, pada setiap hari.

One response to “Tak Ada Pesta Untukmu

  1. nggak ada pesta yach…. uuh… gimana yach..

    saya hingga usia 25 tahun nggak pernah dan nggak akan merayakannya. karena bertambahnya usia berarti mengurangi jatah umur, jadi nggak ada yang perlu dipestakan. yang perlu dilakukan menurutku introspeksi diri. mau apa di sisa usia yang belum terlewati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s