Telkomsel Payah

Beberapa waktu yang lalu, saya pernah berlangganan Telkomsel Flash Unlimited. Tidak melalui jalur resmi memang. Pokoknya ada yang menawarkan berlangganan, urusan administrasi seperti pembayaran dan sebagainya, ditangani oleh yang bersangkutan. Apa yang membuat saya tertarik adalah, katanya, kecepatan akses tidak akan berkurang walaupun kuota 3 gigabit telah lewat. Bulan pertama dan kedua lancar. Bulan ketiga pun sebenarnya begitu, tetapi pada akhir bulan tiba-tiba kartu SIM tidak bisa digunakan lagi. Kata si penjual, kartu bisa diganti. Bulan berikutnya, terjadi lagi hal yang sama. Kali ini saya harus menunggu selama satu bulan untuk mendapatkan kartu pengganti. Selama satu bulan itu pula saya mempertimbangkan apakah hendak terus atau berhenti berlangganan.


Saya putuskan untuk berhenti berlangganan karena capek juga menunggu penggantian kartu, kalau tiba-tiba kartu tidak bisa digunakan. Bisa jadi kartu SIM Flash Unlimited tersebut tiba-tiba tidak bisa dipakai karena sistem mengenalinya sebagai kartu yang dijual tidak lewat jalur resmi. Artinya, tidak ada garansi bahwa kartu tersebut bisa dipakai ’selamanya’. Dengan alasan tersebut, saya memilih untuk menggunakan Telkomsel Flash Time-Based. Dari segi biaya lebih mahal memang, tetapi di sisi lain memiliki keunggulan dari segi kecepatan akses. Juga, mungkin, tidak akan mengalami masalah kartu SIM seperti sebelumnya.

Ternyata, pagi tadi saya tiba-tiba tidak bisa menggunakan kartu SIM Telkomsel untuk akses data. Saya coba untuk telepon, bisa. Artinya tidak ada kerusakan pada kartu SIM untuk koneksi suara. Wah, padahal masih ada sisa waktu akses 15 jam Telkomsel Flash. Kalau dihitung, 24 jam akses itu sama dengan 100 ribu maka 15 jam setara dengan Rp. 62.500. Bayangkan jika ada seribu orang yang mengalami kasus yang sama dengan saya, Telkomsel mendapatkan keuntungan 62,5 juta, hanya dengan memutuskan layanan secara sepihak. Belum lagi kasus koneksi siluman, dimana kita sudah berhenti mengakses internet, tetapi meteran akses Flash jalan terus.

Bukan kali ini saja saya merasa dirugikan oleh putusnya layanan seperti ini. Di antara Anda, mungkin banyak juga ya, yang merasa bahwa Telkomsel payah. Selama ini saya tidak ambil pusing dengan kabar tersebut karena merasa ada yang lebih payah lagi, layanan pasca bayar operator seluler tapi sinyal pun tak ada. Biaya SMS, koneksi data mahal. Juga tidak ada bonus-bonus. Kata iklannya sih bakal nyambung terus…. kalau sinyal bagus. Saat berhenti berlangganan, setelah selama 5 tahun berusaha untuk setia, ditanya pun tidak oleh customer service, mengapa berhenti berlangganan. Bah, perusahaan macam apa itu yang tidak peduli dengan ketidakpuasan pelanggan. Mungkin mereka berpikir, hilang satu tumbuh seribu.

Saya pikir, Telkomsel sebagai operator seluler dengan pelanggan terbanyak dan sinyal terluas (katanya), pasti tidak akan mengecewakan pelanggannya. Jauh panggang daripada asap, sama saja Bung. Selama ini kita membeli layanan tetapi tidak pernah ada garansi. Anehnya, kita tidak pernah kapok lagi untuk membeli. Mau lapor lewat layanan pengaduan daring, daftarnya juga lama.

Ah, sudahlah saya hentikan saja keluhan ini. Nanti kalau terlalu panjang, bisa-bisa saya dituntut atas pencemaran nama baik. Saatnya kembali ke jaman urdu, yang pasti lebih baik untuk kantong, dan hati.

Technorati Tags: , ,

7 responses to “Telkomsel Payah

  1. Telkomsel emang ribet, masa kartu kita kecebur air sama HP-nya, trus mau minta dibikin ke grapari telkomsel, eeh.. ee … gak bisa katanya? dengan segudang alasan …

  2. payah.., emang payah…..!!!
    atau TELKOMSEL-nya sih Oke…!!!!
    orangnya/ Oknum di Grapari-nya yang PAYAH!!!

  3. Problem yang sama, kebanyakan lemotnya daripada speed yang dijanjikan

  4. sangat setuju dengan postingan ini. kalau semua sudah sadar bahwa simpati memang payah. untuk apa kita terusin menggunakan jasanya.

  5. ternyata sampe sekarang tetap payah telkomsel y…telat bayar dikejar tapi pelayanan jaringannya empot2 pantat ayam…

  6. bener mas telkomsel payah, saya menggunakan telkomsel sdh hampir 5 tahun utk telpon dan sms. 1 tahun ini pake utk akses data memang makan hati, lelet sih biasa yg penting sesuai dgn brosurx dong kuota abis diturunkan jd 64kbps tp di modem saya paling tinggi 22kbps. Coba ganti kartu sama aja. Sinyal stabil. Katax akses internet kecepatan tinggi, setinggi apa puncak bukit ato kaki bukit. Pantas aja di websitex gak da tab utk kritik dan saran clo ada mungkin dah penuh tuh dgn keluhan pelanggan. Mau ganti operator tdk ada operator lain yg memiliki sinyal 3G. Semoga telkomsel semakin kaya dan semakin jaya agar bisa membiayai perbaikan operatorx di t4 saya.

  7. saya pengguna kartu as no.082396232066 mrasa di bohongin oleh telkomsel..kmrn saya pakai data flahs ultima 50 ribu knp tiba2 ndak bs di pakai…padahal saya pakai cuman 3 hari..datanya jg msh bnyak……mn tanggung jawabnya telkomsel………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s